PEMBELAJARAN IPAS SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN EMPATI DAN TOLERANSI PESERTA DIDIK DI MADRASAH IBTIDAIYAH
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pembelajaran IPAS dapat berperan sebagai sarana pengembangan empati dan toleransi pada peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa kelas III, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS mampu menjadi sarana efektif dalam mengembangkan empati dan toleransi peserta didik melalui kegiatan kontekstual dan kolaboratif. Peserta didik diajak untuk memahami fenomena sosial dan lingkungan sekitar secara kritis serta dilatih bekerja sama, saling menghargai perbedaan, dan membantu sesama dalam kegiatan eksperimen dan proyek kelompok. Peran guru sangat menentukan keberhasilan internalisasi nilai, karena guru tidak hanya mengajarkan konsep ilmiah, tetapi juga menjadi model dan fasilitator nilai melalui pembiasaan reflektif serta penguatan positif terhadap perilaku empatik. Pendekatan pembelajaran IPAS di madrasah memiliki keunggulan integratif, karena dapat menggabungkan sains, sosial, dan nilai-nilai spiritual Islam secara harmonis, hal ini membuat pembelajaran lebih bermakna dan relevan dengan konteks kehidupan peserta didik.
Downloads
References
Faizin, M. (2025). “Penanaman Nilai Toleransi dan Empati Sejak Dini Melalui Bimbingan Sosial Teknik Circle Time di Sekolah Dasar: Kajian Systematic Literature Review”. TARUNATEACH: Journal of Elementary School, Vol. 3 No. 2, pp. 79-92.
Fitriyah, A. (2024). Pengaruh Pembelajaran IPS terhadap Sikap Empati dan Sosial Anak SD. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, Vol. 10 No. 1.
Hidayat, M., & Rahmawati, N. (2021). Integrasi Nilai Keislaman dalam Pembelajaran Sains di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 12(2), 123–135.
Kemdikbud. (2022). Profil Pelajar Pancasila: Panduan Penguatan Karakter dalam Pembelajaran. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Lestari, D. (2021). Project-Based Learning untuk Pengembangan Empati Anak Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 10(1), 44–56.
Mulyasa, E. (2020). Manajemen Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, H. E. (2018). Manajemen pendidikan karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Putri, A. D. (2023). Pendekatan Integratif Sains dan Nilai Agama dalam Pembelajaran IPAS di Madrasah. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 88–102.
Rahman, F., & Sari, T. (2022). Pembelajaran Kontekstual dalam IPA untuk Meningkatkan Empati dan Toleransi Siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(3), 201–213.
Suyadi, S., & Ulfah, M. (2020). Pendidikan Karakter Anak Usia Sekolah Dasar dalam Perspektif Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Yuliani, R. (2022). Dampak Era Digital terhadap Sikap Sosial Anak Sekolah Dasar. Jurnal Psikologi Pendidikan, 14(2), 77–89.
Copyright (c) 2025 Nisa, Allinda Hamidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

