PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI PROFESIONALITAS PENDIDIK DALAM PENNDIDIKAN AGAMA ISLAM
Abstract
Motivasi pembalajaran merupakan bagian dari pentingkatan kaulitas pendidikan, dengan adanya motivasi belajar siswa tentu saja akan memudahkan proses belajar mengajar, untuk itu peningkatan motivasi belajar pada siswa perlu dilakukan. Peningkatan motivasi belajar dama pendidikan agama islam bisa dilakukan dengan cara meningkatkan profesionalitas tenaga pendidik (Guru), kerana guru sebagai pengajar dalam membentuk kepribadian dan pengetahuan siswa saat proses belajar. Penelitian ini . Penelitian ini menggunakan metode Library Reseach dengan menggunakan anilis destriptif disetiap kajian. Hasil dari penelitian ini adalah analisis peningkatan motivasi belajar melalui profesinalitas pendidikan dalam pendidikan agama islam, yang hasilnya peningkatan profesionalitas tenaga pendidik dalam membentuk motivasi belajar siswa dapat dilakukan dengan cara optimalisasi penerapan prinsip belajar, optimalisasi unsur dinamis belajar dan pembelajaran guru dan sekaligus pembimbing belajar, dan otimalisasi pemanfaatan pengalaman dan kemampuan siswa, pengembangan cita-cita dan aspirasi belajar.
References
Abdul Majid. (2012). Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru (Bandung: PT Remaja Rosdakarya)
Bakker, (1990) Anton dan Achmad Charis Zubair, Metodologi Penelitian Filsafat. Yogyakarta: Kanisius.
Dimyati dan Mudjiono. (2015). Belajar dan Pembelajaran (Jakarta: Rineka Cipta).
Hamzah B. Uno. (2012) Teori Motivasi dan Pengukurannya (Jakarta: Bumi Aksara)
Hamzah B. Uno. (2013) Teori Motivasi dan Pengukurannya (Jakarta: Bumi Aksara, 2013).
Imam Wahyudi. (2012). Panduan Lengkap Uji Sertifikasi Guru (Jakarta: Prestasi Putrakarya)
Jamil Suprihatiningrum. (2013). Guru Profesional: Pedoman Kinerja, Kualifikasi dan Kompetensi Guru, Cet. I (Jogjakarta: Ar-Ruzz Media).
Kartini Kartono. (2005). Teori Kepribadian (Bandung: CV. Mandar Maju, 2005)
Kunandar (2007), Guru Profesional Implementasi Kurikulum Tigkat Satuan (KTSP) dan Persiapan Menghadapi Sertifikasi Guru (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada)
Muhaimin. (2003). Wacana Pengembangan Pendidikan Islam (Yogyakarta: Pustaka Pelajar)
Muhammad Ali. (2000) Penelitian Kependidikan Prosedur dan Strategi (Bandung: Angkasa,
Nashar (2004), Peranan Motivasi dan Kemampuan Awal dalam Kegiatan Pembelajaran (Jakarta: Delia Press).
Oemar Hamalik (2005), Proses Belajar Mengajar, Cet. 4 (Jakarta: Bumi Aksara).
Oemar Hamalik. (2008) Pendidikan Guru Berdasarkan pendekatan Kompetensi, Cet. 4 (Jakarta: Bumi Aksara).
Rusman. (2014). Model-model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru (Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Soedijarto. (1993) Menuju Pendidikan Nasional yang Relevan dan Bermutu (Jakarta: Balai Pustaka)
Sofyan S. Willis. (2012). Psikologi Pendidikan, Cet. I (Bandung: Alfabeta)
Sutiono. (2021), “Profesionalisme Guru “ Jurnal Pendidikan Islam: Tahdzib Al Akhlak, Vol. 4, No. 2.
Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 Tentang Sisdiknas, Bab II pasal 3 (Bandung: Fermana, 2006).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005: Tentang Guru dan Dosen, Cet. VII (Jakarta: Sinar Grafika Offset, 2014)
UU RI Nomor 14 Tahun 2005, Tentang Guru dan Dosen, pasal 10 ayat 2 dan Permenag Nomor 16 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan Pendidikan Agama pada Sekolah Pasal 16 ayat 1.

