Kesetaraan Gender dalam Perspektif Hukum Islam

  • Mohammad Hendra Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan
  • Nurul Hakim Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban
Keywords: Kesetaraan, Gender, Hukum Islam

Abstract

Sebagai gagasan intelektual dan emosional, kajian ini diilhami oleh pemahaman konservatif terhadap hukum Islam yang memberi kesan supremasi laki-laki atas perempuan, sementara pemahaman reformis memberi kesan kemitrasejajaran laki-laki dan perempuan. Pemahaman konservatif perlu menjawab tantangan zaman dengan mengedepankan maslahah mursalah. Ia banyak ditemukan dalam kitab-kitab klasik, yang pandangan dan penafsirannya lebih cocok untuk lingkungan dan zamannya. Pemahaman reformis, banyak dilakukan oleh ulama-ulama khalaf  guna menghadapi perubahan dan tuntutan anak zaman. Dari itu persoalan gender atau kemitrasejajaran laki-laki dan perempuan dalam Islam semakin menarik minat banyak pihak, salah satunya adalah pemahaman kesetaraan gender di lingkungan para pemuka agama, baik pimpinan organisasi keagaman ataupun organisasi lainnya—cenderung memberikan penafsiran yang berbeda-beda. Tulisan ini merupakan hukum normatif, disebut juga penelitian hukum kepustakaan. Pengumpulan bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi atau bahan pustaka bidang hukum, yang dari sudut kekuatan mengikat dapat dibedakan menjadi tiga golongan, yaitu bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Teknik kajian yang digunakan dalam penelitian ini adalah gabungan antara deduktif dan induktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hukum Islam mengakui eksistensi kesetaraan gender di ruang publik. Hal ini dapat dilihat: 1) hukum Islam memberi perlakuan yang sama di depan hukum kepada setiap individu manusia; 2) laki-laki dan perempuan mempunyai kesempatan yang sama untuk mendapat sebutan “khair ummah”, yang sama sekali tidak bergender; 3) nilai kebajikan manusia, tidak ditentukan oleh gender tertentu.

References

Abi Abdillah Muhammad Al-Qurthubi. Al-Jami’ Al-Ahkam Al–Qur’an. Jilid III. t.tp: t.p, t.t.

Abudin Nata. Metodologi Studi Islam. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2001.

Abu ʻAbd Allah Muhammad bin Yazid bin Majah. Sunan Ibn Majah. Riyad: Dar Al-Hadarah li Al-Nashr wa Al-Tauziʻ, 2015.

Abu Al-Hasan Muslim bin Al-Hajjaj bin Muslim Al-Qushairi Al-Nisaburi. Sahih Muslim. Riyad: Dar Al-Hadarah li Al-Nashr wa Al-Tauziʻ, 2015.

Ahmad Jainuri. Perempuan dan Kebebasan Menurut Hukum Islam. Genggong: Seminar Gender Penyelenggara STIH Zainul Hasan, 1999.

Ahmad Musthafa Al-Maraghi. Tafsir al-Maraghi. Juz 1. ttp: tp, t.t.

Al-Maududi. Dasar-Dasar Aqidah Islam. Jakarta: Media Dakwah, 1991.

Ali Ahmad Al-Jurjawi. Hikmah Al-Tasyri’ wa Faksafatuh. Beirut: Dar Al-Fikr, 1994.

Aminah Wadud. Qur’an Menurut Perempuan: Meluruskan Bias Gender dalam Tradisi Tafsir. Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta, 2001.

Baharuddin Lopa. Al-Qur’an dan Hak Asasi Manusia. Yogyakarta: Dana Bhakti Prima Yasa, 1996.

Chusnul Mar’iyah. Perempuan dan Politik, Jakarta: Makalah disampaikan dalam Dialog Wanita Nasional, 29 April 1999.

Heddy Shri Ahimsa Putra. Gender dan Pemaknaannya. Yogyakarta: Pusat Penelitian Kebudayaan dan Perubahan Sosial UGM, 2000.

Ibn Taimiyah. Al-Fatawa Al-Kubra. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, 1999.

Isniyatin Faizah, Febiyanti Utami Parera, Silvana Kamelya. Bagian Ahli Waris Laki-Laki dan Perempuan dalam Kajian Hukum Islam. The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law, Volume 2, No. 2, 2021.

Maggie Humm. Ensiklopedia Feminisme. Yogyakarta: Fajar-Pustaka Baru, 2002.

Mahmud Saltut. Al-Islam: Aqidah Wa Syariah. ttp: Dar Al-Qalam, 1966.

Mu’amaroh. Hak Ekonomi Perempuan dalam Keluarga Perpsktif Islam. Volume 1, No. 1, 2020.

Mufidah Ch. Sikap Kritis Muslimah Indonesia di Era Globalisasi. Malang: Malakah Disampaikan dalam Forum PSG, 12 Agustus, 2001.

Muhammad Amin bin Muhammad Mukhtar Al-Jikni Al-Syankiti. Adlwa’ Al Bayan fi Idlah Al-Qur’an bi Al-Qur’an. Juz VII. Beirut: Alam Al- Kutub, t.t.

Muhammad bin Ismaʻil bin Ibrahim bin Al-Mughirah Al-Jaʻfi Al-Bukhari. Sahih Al-Bukhari. Riyadl: Dar Al-Hadlarah li Al-Nashr wa Al-Tauziʻ, 2015.

Muhammad Rasyid Ridha. Tafsir Al-Qur’an Al-Hakim Al-Syahir bi Al-Tafsir Al Manar. Juz V. Beirut: Dar Al-Ma’rifah, t.t.

Muhammad Rusydi. Esoterisme Pemikiran Gender Nasaruddin Umar. An-Nisa’, Volume 12, No. 2, 2019.

Muhammad Umar Nawawi Al-Jawi Al-Bantani. Uqud Al-Lujain fi Bayan Huquq Al-Zaujain. Dar Al-Ihya’ Al-Kutub Al-Arabiyah, t.t.

PKSK. HAM dan Pluralisme Agama. Jombang: CV. Fatma, 1999.

Quraish Shihab. Membumikan Al-Qur’an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan, 1994.

Rifyal Ka’bah. Hukum Islam di Indonesia: Perspektif Muhammadiyah dan NU. Jakarta: Universitas Yarsi, 1999.

Rofiq El-Harkah. Fiqih Kontekstual: dari Normatif Kepemaknaan Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2002.

Said Aqil Husein Al-Munawar. Dimensi-Dimensi Kehidupan dalam Perspektif Islam. Malang: PPS UNISMA, 2001.

Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2001.

Sulaiman bin Al-Asy’as bin Ishaq bin Basyir Al-Azwi Al-Sijistani. Sunan Abi Dawud. Riyadl: Dar Al-Hadlarah li Al-Nashr wa Al-Tauzi’, 2015.

Su’udah. Melintas Perbedaan: Suara Perempuan, Agensi dan Politik Solidaritas. Jakarta: KPG, 1998.

Syekh Syaukat Hussain. Human Rights in Islam. Jakarta: Gema Insani Press, 1996.

Syu’bah Asa. Dalam Cahaya Al-Qur’an: Tafsir Ayat-Ayat Sosial Politik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2000.

Tutik Hamidah. Fiqh Perempuan Berwawasan Keadilan Gender. Malang: UIN Maliki press, 2001.

Thanthawi Jauhari. Al-Jawahir fi Tafsir Al-Qur’an Al-Karim. Mesir: Musthafa Al-Bab wa Auladih, t.t.

Umi Sumbulah. Gender dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadist. Malang: Makalah dalam Seminar FKP/FKG, Mei 2001.

Zaitunah Subhan. Tafsir Kebencian: Studi Bias Gender dalam Tafsir Qur’an. Yogyakarta: LKiS, 1999.

Published
2023-04-27
Section
Articles