Menumbuhkan Bakat Remaja: Peran Ekologi Lingkungan dalam Perkembangan Potensi
Keywords:
bakat, ekologi, mikrosistem, pesantren, perkembanganAbstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menjelaskan model ekologi pembentukan bakat di lingkungan pesantren dengan fokus pada sistem mikrosistem sebagai faktor terdekat yang memengaruhi perkembangan individu. Pendekatan kualitatif digunakan dengan rancangan studi kasus fenomenologis, melibatkan empat santri remaja (usia 14–18 tahun) di Pesantren Rakyat Al Amien Malang. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga, sekolah, teman sebaya, dan lingkungan tempat tinggal memiliki peran penting dalam membentuk dan menumbuhkan bakat. Interaksi timbal balik antara faktor lingkungan, personal, dan perilaku terjadi secara dinamis, menegaskan bahwa lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan bakat, namun individu juga berperan aktif dalam mengolah pengalaman yang diterimanya. Penelitian ini menegaskan perlunya dukungan ekologi yang terintegrasi untuk mengoptimalkan potensi santri dalam sistem pendidikan pesantren.
References
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.
Bronfenbrenner, U. (1992). Ecological systems theory. In R. Vasta (Ed.), Six theories of child development: Revised formulations and current issues (pp. 187–249). Jessica Kingsley.
Bronfenbrenner, U., & Morris, P. A. (2006). The bioecological model of human development. In R. M. Lerner (Ed.), Handbook of child psychology (6th ed., Vol. 1, pp. 793–828). Wiley.
Chan, D. W. (2005). Family environment and talent development of Chinese gifted students in Hong Kong. Gifted Child Quarterly, 49(3), 211–221. https://doi.org/10.1177/001698620504900304
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dweck, C. S. (2006). Mindset: The new psychology of success. Random House.
Fikri, M., Suryana, D., & Rachmawati, T. (2015). Model pembinaan minat dan bakat siswa berbasis partisipasi aktif guru. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 21(3), 291–303.
Gagné, F. (2005). From gifts to talents: The DMGT as a developmental model. High Ability Studies, 16(1), 63–78. https://doi.org/10.1080/13598130500109535
Gardner, H. (2011). Frames of mind: The theory of multiple intelligences. Basic Books.
Hadi, N., & Yusof, N. (2022). Parenting support and adolescent talent development in Islamic boarding schools. Journal of Educational Psychology Studies, 8(2), 45–59.
Liu, J., & Liu, L. (2021). Peer influence and adolescent creativity: A social comparison perspective. Journal of Adolescence, 89, 123–135. https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2021.04.006
Melão, N., & Reis, J. (2020). Cultural factors in talent development: An ecological approach. European Journal of Education, 55(2), 201–217. https://doi.org/10.1111/ejed.12409
Moustakas, C. (1994). Phenomenological research methods. SAGE Publications.
Olszewski-Kubilius, P. (2021). Talent development as an outcome of motivation and opportunity. Gifted Child Today, 44(1), 5–14. https://doi.org/10.1177/1076217520965303
Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). SAGE Publications.
Rahman, A., & Mahmud, M. (2021). Character education and creativity development in Islamic boarding schools. Al-Ta’dib: Journal of Islamic Education, 14(1), 33–47.
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68–78. https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.68
Rudkin, J. K. (2003). Community psychology: Guiding principles and orienting concepts. Prentice Hall.
Subotnik, R. F., Olszewski-Kubilius, P., & Worrell, F. C. (2019). Rethinking giftedness and gifted education: A proposed direction forward based on psychological science. Psychological Science in the Public Interest, 20(1), 1–48. https://doi.org/10.1177/1529100619834658
Syakur, A., & Aziz, N. (2022). Integrasi pengembangan bakat dan pendidikan karakter di pesantren. Psikoislamika: Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam, 19(2), 175–188.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Wahyudiana, D. (2016). Dinamika motivasi berprestasi dan pengembangan bakat pada remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan, 25(1), 15–26.
Wulandari, N. (2019). Peran dukungan keluarga terhadap eksplorasi minat dan bakat remaja. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 7(2), 120–131.

