Filsafat Pendidikan Anak Usia Dini menurut Ki Hajar Dewantara: Menumbuhkan Karakter, Kemandirian, dan Cinta Belajar Sejak Dini

  • Rizka Latifa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
Keywords: Filsafat Pendidikan, Anak Usia Dini, Ki Hajar Dewantara

Abstract

The Abstract contains a brief description of the purpose of writing, the method used, and the results of the study (if the results of the research). Abstract contains 200-300 words. Abstract written in Indonesian and English. Abstract typing is done single-spaced with narrower margins than the right and left margins of the main text. Keywords need to be included to describe the area of ​​the problem being studied and the main terms that underlie the implementation of the research. Key words can be single words or combinations of words. Number of keywords 3-5 words. These keywords are required for computerization. Searching for research titles and abstracts is made easier with these key words. This study aims to examine the philosophy of early childhood education according to Ki Hajar Dewantara's thoughts, particularly in relation to character development, independence formation, and the cultivation of a love for learning from an early age. Using a qualitative approach and literature review, it was found that the concepts of tuntunan kodrat, among system, and an emphasis on humanistic and contextual education form the core of his philosophy. Children are positioned as active and unique individuals with potentials that must be nurtured through gentle guidance, wisdom, love, and exemplary conduct. Ki Hajar Dewantara’s ideas align with modern educational theories such as Piaget’s constructivism, Vygotsky’s scaffolding, and Gardner’s multiple intelligences, all of which highlight the importance of child-centered education. In conclusion, Ki Hajar Dewantara’s educational philosophy remains highly relevant for developing early childhood education that is meaningful, liberating, and character-based

 

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji filsafat pendidikan anak usia dini menurut pemikiran Ki Hajar Dewantara, khususnya dalam kaitannya dengan penanaman karakter, pembentukan kemandirian, dan penumbuhan semangat belajar sejak usia dini. Melalui pendekatan kualitatif dan kajian literatur, ditemukan bahwa konsep tuntunan kodrat, sistem among, serta penekanan pada pendidikan yang humanistik dan kontekstual menjadi fondasi utama dalam pemikiran beliau. Anak diposisikan sebagai individu yang aktif, unik, dan memiliki potensi yang harus dikembangkan dengan pendekatan yang lembut, penuh hikmah, serta berbasis kasih sayang dan keteladanan. Pemikiran Ki Hajar Dewantara sejalan dengan berbagai teori pendidikan modern, seperti konstruktivisme, scaffolding, dan multiple intelligences, yang semuanya menekankan pentingnya pendidikan yang berorientasi pada anak. Kesimpulannya, filsafat Ki Hajar Dewantara sangat relevan dalam pengembangan pendidikan anak usia dini yang lebih bermakna, membebaskan, dan berkarakter.

 

References

Adams, Nicole, Todd D. Little, And Richard M. Ryan. 2017. “Self-Determination Theory.” In Development Of Self-Determination Through The Life-Course, Edited By Michael L. Wehmeyer, Karrie A. Shogren, Todd D. Little, And Shane J. Lopez, 47–54. Dordrecht: Springer Netherlands. Https://Doi.Org/10.1007/978-94-024-1042-6_4.
Ainia, Dela Khoirul. 2020. “Merdeka Belajar Dalam Pandangan Ki Hadjar Dewantara Dan Relevansinya Bagi Pengembanagan Pendidikan Karakter.” Jurnal Filsafat Indonesia 3 (3): 95–101. Https://Doi.Org/10.23887/Jfi.V3i3.24525.
Atika, Atika. 2021. “Pendidikan Karakter Sebagai Solusi Perbaikan Akhlak.” Jurnal Pendidikan Guru 2 (2). Https://Doi.Org/10.47783/Jurpendigu.V2i2.224.
Ennis, Catherine D. 2010. “On Their Own.” Journal Of Physical Education, Recreation & Dance, May. Https://Www.Tandfonline.Com/Doi/Abs/10.1080/07303084.2010.10598475.
Kankam, Philip Kwaku. 2020. “Approaches In Information Research.” New Review Of Academic Librarianship 26 (1): 165–83. Https://Doi.Org/10.1080/13614533.2019.1632216.
Katni, Katni. 2015. “Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dengan Penerapan Metode Pembelajaran Berbasis Multiple Itnelligences.” Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan 1 (02): 27–40. Https://Doi.Org/10.32678/Tarbawi.V1i02.2001.
Mujahidah, Mujahidah. 2015. “Implementasi Teori Ekologi Bronfenbrenner Dalam Membangun Pendidikan Karakter Yang Berkualitas.” Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi 17 (2): 145304.
Muzakki, Hawwin. 2021. “Teori Belajar Konstruktivisme Ki Hajar Dewantara Serta Relevansinya Dalam Kurikulum 2013.” Southeast Asian Journal Of Islamic Education Management 2 (2): 261–82. Https://Doi.Org/10.21154/Sajiem.V2i2.64.
Nikmah, Farikhatun. 2023. “Pendidikan Karakter Religius Anak Usia Dini Di Era Digital Dalam Perspektif Al-Qur’an.” Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini 2 (1): 1–14. Https://Doi.Org/10.35878/Tintaemas.V2i1.678.
Noviani, Yunita, Robi Muhamad Rajab, And Anindya Nuzlatul Hashifah. 2017. “Pendidikan Humanistik Ki Hadjar Dewantara Dalam Konteks Pendidikan Kontemporer Di Indonesia.” Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fkip 1 (2). Https://Jurnal.Untirta.Ac.Id/Index.Php/Psnp/Article/View/159-168.
Nurtaniawati, Nurtaniawati. 2017. “Peran Guru Dan Media Pembelajaran Dalam Menstimulasi Perkembangan Kognitif Pada Anak Usia Dini.” Tunas Siliwangi : Jurnal Program Studi Pendidikan Guru Paud Stkip Siliwangi Bandung 3 (1): 1–20. Https://Doi.Org/10.22460/Ts.V3i1p1-20.315.
Purnamasari, Nia Indah. 2019. “Komparasi Konsep Sosiokulturalisme Dalam Pendidikan: Perspektif Barat Dan Islam.” El-Banat: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam 9 (2): 238–61. Https://Doi.Org/10.54180/Elbanat.2019.9.2.238-261.
Rahayuningsih, Fajar. 2021. “Internalisasi Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara Dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.” Social : Jurnal Inovasi Pendidikan Ips 1 (3): 177–87. Https://Doi.Org/10.51878/Social.V1i3.925.
Rofi’ah, Ulya Ainur, And Emi Fahrudi. 2023. “Pentingnya Pendidikan Agama Dan Moral Bagi Anak Berspektif Hadist Pada Masa Covid-19 Di Indonesia.” Alzam: Journal Of Islamic Early Childhood Education 3 (2): 29–39.
Rofi’ah, Ulya Ainur, Diani Lestari, And Muhimmatul Choiroh. 2024. “Finger Painting Dalam Mengembangkan Motorik Halus Anak Di Era Society 5.0.” Alzam: Journal Of Islamic Early Childhood Education 4 (1): 28–35.
Sajari, Dimyati, And Nila Durri Al Maqrizi. 2024a. “Metode Pembelajaran Syekh Al-Zarnuji Dalam Perspektif Multiple Intelligences Howard Gardner.” J-Ceki : Jurnal Cendekia Ilmiah 3 (4): 2393–2401. Https://Doi.Org/10.56799/Jceki.V3i4.4274.
———. 2024b. “Metode Pembelajaran Syekh Al-Zarnuji Dalam Perspektif Multiple Intelligences Howard Gardner.” J-Ceki : Jurnal Cendekia Ilmiah 3 (4): 2393–2401. Https://Doi.Org/10.56799/Jceki.V3i4.4274.
Sholihah, Malikatus, Ulya Ainur Rofi’ah, And Kholifaharurrohmah Kholifaharurrohmah. 2024. “The Impact Of Gadget Consumption Patterns On Early Childhood Social Interaction In Era 5.0.” Magister Scientiae 52 (2): 157–62.
Siswadi, Gede Agus. 2023. “Konsep Kebebasan Dalam Pendidikan Perspektif Rabindranath Tagore Dan Relevansinya Bagi Pengembangan Sistem Pendidikan Di Indonesia.” Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan 2 (02): 97–108. Https://Doi.Org/10.53977/Ps.V2i02.809.
Suardipa, I. Putu. 2020. “Proses Scaffolding Pada Zone Of Proximal Development (Zpd) Dalam Pembelajaran.” Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama Dan Budaya 4 (1): 79–92. Https://Doi.Org/10.55115/Widyacarya.V4i1.555.
White, Marilyn Domas, And Emily E Marsh. 2006. “Content Analysis: A Flexible Methodology.” Library Trends 55 (1): 22–45.
Yusuf, Yusril. 2024. “Pendidikan Yang Memerdekakan: Persepektif Freire Dan Ki Hajar Dewantara.” Peradaban Journal Of Interdisciplinary Educational Research 2 (2): 55–72. Https://Doi.Org/10.59001/Pjier.V2i2.187.
Zarestky, Jill. 2023. “Navigating Multiple Approaches To Qualitative Research In Hrd.” Human Resource Development Review 22 (1): 126–38. Https://Doi.Org/10.1177/15344843221142106.
Published
2025-04-30