MaqāShid al-Sharīah Jasser Auda Sebagai Kajian Alternatif Terhadap Permasalahan Kontemporer
Abstract
Konsep pendekatan sistem maqāshid al-sharīah yang digagas oleh Jasser Auda dapat menjadi solusi alternatif untuk menghadapi berbagai persoalan kontemporer yang kompleks akibat perubahan ruang, waktu, budaya dan modernisasi hukum Islam, dimana fikih perbandingan madzhab (fiqh muqāranah) yang didalamnya berisikan koleksi hukum-hukum Islam dirasa masih kurang memadai dalam menjawab persoalan kontemporer yang selalu muncul di tengah masyarakat modern. Berbasis maqāshid yang telah mengalami pergeseran makna dari penjagaan, perlindungan dan pelestarian menuju kepada pengembangan dan pemuliaan hak-hak asasi manusia melalui upaya pembaruan, keterbukaan dan keluwesan hukum Islam, dirasa lebih berdaya guna dan mampu mempertahankan validitas ijtihad suatu hukum berdasarkan tingkat pencapaian tujuanya. Dalam rangka mereformasi filsafat hukum Islam melalui fungsi fitur-fitur sistem sebagaimana yang telah dioptimalkan oleh Jasser Auda, konsep maqāshid menjadi tujuan inti dari seluruh metodologi ijtihad ushul linguistik (qat’iyyah dilalah), keaslian historis (qat’iyyah al-tsubut) maupun rasional (al-qat al-mantiqi). Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan sekaligus menunjukkan proses kerja teori pendekatan sistem maqāshid al-sharīah Jasser Auda, yang terdiri atas watak kognitif (cognitif nature) menuju validasi seluruh kognisi, kemenyeluruhan (wholenes) menuju holisme, keterbukaan (openess) menuju pembaruan diri, hierarki saling berkaitan (interelated hierarchy), multidimensionalitas (multi-dimensionality) menuju ushul fiqh yang multidimensional serta kebermaksudan (purposefulness). Keenam fitur tersebut saling berhubungan dan berkaitan erat untuk membentuk suatu keutuhan sistem berfikir yang utuh dalam menghadapi problematika hukum yang masih diperdebatkan.
References
Abu Hamid Al-Gazali. Maqasid al-Falasifah. Kairo: Dar al-Ma’rif, 1961.
Ahmad ibn Hajar. Fath al-Bari Syarh Sahih al-Bukhari. vol. 1, t.t.
Ahmad ibn Taimiyah, ed. ‘Abdul rahman al-Najdi. Kutub wa Rasail wa Fatwa, edisi ke-2, Riyadh: Maktabah ibn Taimiyah, t.t.
Ahmad Imam Mawardi. Fiqh Minoritas, Fiqh Aqalliyyāt dan Evolusi Maqāshid al-Sharīah Dari Konsep Ke Pendekatan. Yogyakarta: LkiS, 2010.
Akhmad al-Raisuni dalam Fathurrahman Djamil. Filsafat Hukum Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1997.
Al-Thahir Mohammad ibn Ashur. Ibn ‘Asyur, Treatise of Maqasid al- Syariah, terjemahan Muhammad el- Tahir el- MeSaw.i, London, Washington: Internatoinal Institute of Islamic Though (IIIT), 2006.
Amir Syarifuddin. Ushul Fiqh 1. cet. Ke-5, Jakarta: Kencana, 2011.
Anwar Rosihon dan Asep Muharom. Ilmu Tafsir. cet. ke-1, Bandung: Pustaka Setia, 2015.
Asafri Jaya Bakri. Konsep Maqāshid al-Sharīah Menurut al-Syatibi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1996.
Ibn Mansur al-Afriqi. Lisan al-‘Arab. Beirut: Dar al-Sadr, t.t.
Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah. I’lam al-Muwaqi’in ‘an al-‘Alamin Juz III, Bairut: Dar al-Fikr, t.t.
Imam Syatibi. al-Muwafaqat Fi Ushul al-Syariah. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, t.t.
Jalaluddin As-Suyuti. al-Asybah wan an-Nadzair. Beirut: Dar al-Fikr, t.t.
Jasser Auda. Fiqh al-Maqāshid Inatāt al-Ahkam bi al- Maqāshida. Herdon: IIIT, 2007.
___. Maqashid al-Shari’ah as Philosophy of Islamic Law: a Systems Approach, London: The International Institute of Islamic Thought, 2008.
___. Maqāshid al-syariah. A Beginner Guide. Terj. Ali Abdelmon’im, Yokyakarta: SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga, 2013.
___. Membumikan Hukum Islam Melalui Maqasid Syariah. Bandung: PT. Mizan Pustaka, 2015.
Muhammad ibn ‘Umar Al-Razi, ed. Taha Jabir al-‘Alwani. al- Mahsul. Riyad: Universitas Imam Muhammad Press, 1400.
Ah Soni Irawan dan Ahmad Muzakki. "Pembagian Harta Warisan Pada Keluarga Beda Agama di Desa Pancasila Perspektif MaqāShid Al-SharīAh Jasser Auda (Studi di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan)." Al-Hukmi: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan keluarga Islam 2.1 (2021).