Kontekstualisasi Hukum Islam dan Transformasi Sosial-Budaya Masyarakat Perspektif Wael B. Hallaq

  • Ecep Ishak Fariduddin Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang
Keywords: Kontekstual hukum Islam, Realitas Sosial-Budaya, Wael B. Hallaq.

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tipologi hukum Islam Perspektif Wael B Hallaq dan memetakan konstruksi kontekstualisasi hukum Islam dalam realitas sosial-Budaya perspektif Wael B Hallaq. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah deskripsif-kualitatif dengan kajian pustaka (library research) dengan sumber data berupa buku, jurnal, dan media online, serta bahan rujukan lainnya yang relevan dengan permasalahan yang dikaji. Hasil penelitian menunjukan bahwa kontekstualisasi hukum Islam dengan perspektif Wael B. Hallaq dalam mengkaji hukum Islam yang bersumber pada Al-Qur’an dan Al-Hadits sebagai sumber primer sangat tergantung  pada  konteks  sosio-budaya suatu masyarakat dan bangsa.  Hukum-hukum di dalam Al-Qur ’an dan Al-Hadits menurutnya bersifat elastis yang bisa ditarik dan disesuaikan dengan konteks tempat dan zaman. Oleh sebab itu, maka kemurnian hukum Islam bagi sebagian besar kelompok Muslim sebagai warisan sejarahnya dan hasil karya intelektual yang dibangun lebih dari seabad yang lalu, harus dilihat secara proporsional, sehingga akan dilindungi dari pemahaman statis tentang pola, eksklusif, beku dan kaku.

 

References

A. Qodri Azizy. Eklektisisme Hukum Nasional: Kompetisi antara Hukum Islam dan Hukum Umum. Yogyakarta: Gama Media, 2002.
___. Reformasi Bermazhab: Sebuah Ikhtisar Menuju Ijtihad Saintifik-Modern. Cet. V. Jakarta: Teraju Mizan. 2006.
Amir Mu’allim dan Yusdani. Konfigurasi Pemikiran Hukum Islam. Yogyakarta: UII Press, 2001.
Akh. Minhaji. “Penggunaan dan Penyalahgunaan Bukti Sejarah: Problem tentang Pengaruh Hukum Provinsi dan Hukum Romawi terhadap Masa Awal Pertumbuhan Hukum Islam”, dalam Ke Arah Fiqh Indonesia, ed. Yudian W. Asmin. Yogyakarta: Forum Studi Hukum Islam, Fak. Syari’ah IAIN Sunan Kalijaga. 1994.
As-Suyuti. Asbah wa al-Nazair. Mesir: Dar al-Ihya al-Kutub al-Arabiyah,t.t.
Azyumardi Azra. Surau Pendidikan Islam Tradisional dalam Transisi dan Modernisasi. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 2003.
Bernard Lewis. The Search for God’s Law: Islamic Jurisprudence in the Wrthings of Sayf al-Dîn al-Amidî. Salk Lake City: University of Utah Press, 1992.
Harun Nasution. Pembaharuan dalam Islam: Sejarah Pemikiran dan Gerakan, Cet. XII. Jakarta: Bulan Bintang, 1996.
M. Amin Abdullah. “Telaah Hermeneutis terhadap Masyarakat Muslim Indonesia”, dalam Muhammad Wahyuni Nafis (ed.), Kontekstualisasi Ajaran Islam, 70 Tahun Prof. Dr. Munawir Sjadzali. Jakarta: Paramadina, 1995.
___. “Paradigma Alternaftif Pengembangan Ushul Fiqh dan Dampaknya pada Fiqh Kontemporer”. Dalam Riyanta, Dkk (Editor). Neo Ushul Fiqh: Menuju Ijtihad Kontekstual. Yogyakarta: Fakultas Syariah Press-Forum Studi Hukum Islam (FSHI) UIN Sunan Kalijaga. 2004.
Muhammad Abid Al-Jabiri. Takwînu’l ‘Aqli’l ‘Araby. Beirut. Markaz Dirasah al- Wahdah al-Arabiyyah, 1990.
Muhammad Hashim Kamali. Principles of Islamic Jurisprudence. Cambirge: The Islamic Texts Society, 1991.
Muhammad Ibrahim Syarif. Ittijahat al-Tajdid fi al-Tafsir al-Qur’an al-Karim fi Mishr. Kairo: Dar al-Turast, 1982.
Muhammad Muslehuddin. Philosophy of Islamic Law and The Orientalist A Comparative Study of Islamic Legal System. Terj. oleh Yudian Wahyudi, Filsafat Hukum Islam dan Pemikiran Orientalis. Yogyakarta: Tiara Wacana, 1991.
Mujamil Qomar. Fajar Baru Islam Indonesia, Kajian Komprehensif Atas Arah Sejarah dan Dinamika Intelektuan Islam Nusantara. Bandung: Mizan, 2012.
Mustafa Abdul Raziq. al-Tamhîd fî Târîkh Falsafati’l Islâmiyyah. Kairo: Maktabah al-Tsaqafah al-Islamiyah, 2007.
Syamsul Anwar. Hukum Perjanjian Syariah Studi Tentang Teori Akad Dalam Fikih Muamalah. Jakarta: Rajawali Pers, 2010.
Wael B. Hallaq. review Principles of Islamic Jurisprudence, oleh Muhammad Hashim Kamali, Islamic Law and Society 2. 1995.
___. A History of Islamic Legal Theories: An Introduction to Sunni Ushul Fiqh, Cambridge: Cambridge University Press, 1997. Terj. oleh E. Kusnadiningrat dan Abdul Haris bin Wahid, Sejarah Teori Hukum Islam: Pengantar untuk Studi Usul Fiqh Mazhab Sunni. Jakarta. Raja Grafindo Persada, 2000.
___. Authority, Continuity and Change in Islamic Law. Cambridge. UK: Cambridge University Press, 2004.
___. Sharia: Theory, Practice and Transformation. Cambridge: Cambridge University Press, 2008.
___. An Introduction to Islamic Law. Cambridge: Cambridge University Press. 2009.
___. The Impossible State: Islam, Politik, and Modernity’s Moral Predicament, New York: Columbia University Press, 2013. Diterjemahkan oleh Akh. Minhaji, Ancaman Paradigma Negara-Negara: Islam, Politik, dan Problem Moral Modernitas. Yogyakarta: Suka Press, 2015.
M. Hilaly Basya. “Mendialogkan Teks Agama dengan Makna Zaman” jurnal al-Huda, volume III, nomor 11. 2005.
Published
2022-04-26
Section
Articles