Peran Media Sosial Dalam Membangun Identitas Politik Perempuan: Dampaknya Terhadap Self-Efficacy Dan Partisipasi Politik
Abstract
Teknologi digital dan media sosial telah mengubah cara perempuan berinteraksi dalam dunia politik, memungkinkan mereka membangun identitas dan personal branding. Namun, ada tantangan seperti bias gender dan serangan siber yang dapat memengaruhi kepercayaan diri (self-efficacy) mereka. Studi ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam membentuk identitas politik perempuan, menilai dampaknya terhadap self-efficacy, serta mengidentifikasi tantangan yang ada. Metode yang digunakan adalah systematic review berdasarkan kerangka PRISMA, dengan menganalisis tujuh artikel terpilih dari database Scopus. Hasilnya menunjukkan bahwa media sosial berfungsi ganda: sebagai alat pemberdayaan yang meningkatkan self-efficacy dan sebagai sumber tekanan yang dapat menurunkannya. Meskipun media sosial penting, efektivitasnya dalam kampanye politik masih lebih rendah dibandingkan strategi konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi digital sangat penting bagi perempuan untuk memanfaatkan media sosial secara bijak dan efektif.
References
Ahmad, A., & Nurhidaya. (2020). Media sosial dan tantangan masa depan generasi milenial. Avant Garde, 8(2), 134-148.
Anisa, R. P., Saam, Z., & Arlizon, R. (2016). Pengembangan materi pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan self-efficacy siswa kelas X MIA 1 MAN 2 Model Pekanbaru tahun ajaran 2015/2016. Universitas Riau.
Azizah, O. V. N., & Zahid, A. (2023). Identitas diri perempuan muslim generasi Z (studi kasus pengguna TikTok mahasiswa FEBI 2019 UIN SATU Tulungagung). Pute Waya: Sociology of Religion Journal, 4(1), 42-62.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.
Dewi, Sri Nurkhalishah Rachmi, Noviani Kurniati, and Damar Safitri Asmoro. 2024. “Dampak Dukungan Emosional Teman Sebaya Terhadap Remaja: Kajian Sistematik.” Jurnal Psikologi.
Febrianti, Sukma. 2024. “Sustainability Finance Dan Green Investment: Literature Review Dengan Metode Prisma.” Manajemen: Jurnal Ekonomi 6(1):95–106. doi: 10.36985/pmyj1709.
Hidayati, F. R. (2021). Komunikasi politik dan branding pemimpin politik melalui media sosial: A conceptual paper. Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi, 5(2), 145-161. https://doi.org/10.51544/jlmk.v5i2.2385
Milana, R., & Muksin, N. N. (2021). Kampanye politik calon legislatif perempuan (studi fenomenologi pada pemilihan umum 2019). KAIS: Kajian Ilmu Sosial, 2(1), 158-166.
