Pengaruh Kontrol Diri Dan Kesadaran Diri Terhadap Kecanduan Smartphone Pada Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Abstract
Kecanduan smartphone ialah ketidak mampuan individu dalam mengontrol perilaku terhadap smartphone yang berdampak negatif pada performa diri, aktivitas sehari-hari, dan munculnya sikap menarik diri dari lingkungan. ada beberapa faktor internal yang mempengaruhi kecanduan smartphone diantaranya adalah kontrol diri dan kesadaran diri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah subjek 100 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Tekhnik pengumpulan data menggunakan tekhnik Cluste Sampling. Pengambilan data pada penelitian menggunakan tiga skala diantaranya adalah dua instrumen adaptasi yakni Smartphone Addiction Scale (SAS) dan skala self kontrol atau self control scale (SCS), sedangkan satu skala lainnya yakni skala kesadaran diri. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analsis regresi linier berganda. Hasil penelitian meunjukkan ada nya pengaruh antara kontrol diri dan kesadaran diri terhadap kecanduan smartphone. Hasil penelitian pada mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan bahwa tingkat kecanduan smartphone berada pada kategori sedang dengan presentase sebesar 68%, tingkat kontrol diri berada pada kategori sedang dengan presentase sebesar 60%, dan tingkat kesadaran diri berada pada kategori sedang dengan presentase sebesar 60%. Adapun secara simultan kontrol diri dan kesadaran diri mempengaruhi kecanduan smartphone sebsesar 7,3%.
References
Asih, A. T., & Fauziah, N. (2017). Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Kecemasan Jauh Dari Smartphone (Nomophobia) Pada Mahasaiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politif Universitas Diponegoro Semarang. Empati Karya Ilmiah S1 Fak. Psikologi -Undip
Damayanti, R. (2017). Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Pencapaian Tugas Perkembangan Anak Usia Remaja Awal SDN di Kecamatan Goden . Research Repository UMY
Goleman , D. (2001). Working Whit Emotional Intelligence: Kecerdasan Emosi untuk Mencapai Puncak Prestasi. Jakarta: PT Gramedia .
Goleman, D. (1996). The Groundbreaking Book That Redifines What It Means to be Smart, Emotional Intelligence Why it Can Matter More than IQ. New York: Bantam Books.
Moeller, F. G., Barrat, E. S., Dougherty, D., Schmitz, J., & Swann, A.C. (2001).
Psichiatric Aspects of Impulsifity. Am J Psychiatry.
Mulyati , T., & NRH, F. (2018). Kecanduan Smartphone Ditinjau Dari Kontrol Diri dan Jenis Kelamin Pada Siswa SMA Mardisiswa Semarang . Jurnal Empati .
Oktavia, E. (2019). Hubungan Antara Impulsifitas dan Ketergantungan HP Pada Mahasiswa. Yogyakarta: Skripsi Universitas Sanata Dharma
Park, C., & Park , Y. (2014). The Conceptual Model on Smartphone Addiction
Among Early Childhood . International Journal of Social Science dan Humanity
Risnawita, R., & Ghufron , M. (2014). Teori-teori Psikologi. Jakarta : Ar-Ruzz Media.
sayyedan, S.A. (2017). The Relationship Between Emotional Inteligence and Internet Addiction in Secondary School Students in Torbat-e-Heydarieh. International Academic Journal of Humanities Vol. 4 No. 4 .pp 1-13.
Solso, L., Maclin, H., & Maclin, K. (2008). Psikologi Kognitif . Jakarta: Penerbit Erlangga.
TEMPOCO. (2019).Retrieved From HYPERLINK "https://kolom.tempo.co/read/1001638/indonesia-raksasa-teknologidigital-asia"
