Cinderella Complex: Studi Kasus pada Mahasiswa yang Mengalami Cinderella Complex
Abstract
Penelitian ini berfokus pada pengalaman subjek terkait Kompleks Cinderella, serta faktor dan aspek yang memengaruhinya. Tujuan pemilihan tema ini adalah untuk mengetahui kecenderungan Kompleks Cinderella pada subjek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek memiliki aspek Kompleks Cinderella berupa selalu mengharapkan dukungan dan bantuan dari orang lain serta rasa takut ditinggalkan. Selain itu, subjek menunjukkan kurangnya kemampuan untuk membuat pilihan hidup. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa subjek memiliki kecenderungan mengalami Kompleks Cinderella.
References
Dowling, C., & Dowling, C. (1990). Cinderella complex. New York: Pocket Books.
Intan, T. (2019). CINDERELLA COMPLEX PADA TEEN LIT “EIFFEL I’M IN LOVE” KARYA RAHMANIA ARUNITA DAN “FAIRISH” KARYA ESTI KINASIH. Jentera: Jurnal Kajian Sastra, 8(2), 168-187.
Maslim R. (2013). Buku Saku Diagnosis Gangguan Jiwa PPDGJ III dan DSM-5. Jakarta: Fakultas Kedokteran Unika Atmajaya.
Oktinisa, T. F., Rinaldi, R., & Hermaleni, T. (2018). Kecenderungan Cinderella Complex pada Mahasiswa Perempuan Ditinjau dari Persepsi Pola AsuhKecenderungan Cinderella Complex pada Mahasiswa Perempuan Ditinjau dari Persepsi Pola Asuh. Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang), 8(2), 211-222.
Ripli, M. (2015). Mengenal Gangguan Kepribadian Serta Penanganannya. Al-Tazkiah: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 4(2), 58-70.
Zain, T. S. (2016). Cinderella complex dalam perspektif psikologi perkembangan sosial emosi. Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(1), 92-98.
